Benarkah Penulisan SAW Dan Ass.Wr.Wb?

26 Aug

Syaikh Utsaimin rahimahullah pernah ditanya: “Sebagian orang menulis huruf SHOD diantara dua kurung, dengan maksud sebagai symbol untuk kalimat ‘shalallahu’alaihi wasallam. Maka apakah boleh menggunakan symbol huruf shod sebagai symbol kalimat ‘shalallahu’alaihi wasallam’?

Jawab:

Termasuk adab penulisan hadits, sabagaimana yang ditentukan oleh para ulama dalam ilmu mushtholah, tidak diperbolehkan menggunakan huruf shad sebagai symbol dari kalimat shalallahu’alaihi wasallam. Begitupula tidak boleh menyingkatnya seperti shol’am(shod, lam,‘ain,mim). Tidak diragukan lagi bahwa penggunaan symbol dan penyingkatan kalimat tersebut dapat menghilangkan pahala sholawat kepada Nabi shalallahu’alaihi wasallam dari diri seseorang. Seandainya dia menulisnya (tanpa disingkat,penj), kemudian ada orang lain membacanya, dan pembaca tersebut melafadzkan kalimat tersebut, maka penulis tadi mendapatkan aliran pahala orang yang membacanya. Tidak samar lagi bagi kita bahwa sesungguhnya Nabi shalallahu’alaihi wasallam bersabda tentang hal ini:

“Barangsiapa yang bersholawat untuk Nabi shalallahu’alaihi wasallam satu kali, maka Allah akan memberikan sholawat baginya sepuluh kali lipat”. Hadist shahih, riwayat Muslim (384), Abu daud (523), dan Nasa’I (678).

Dan tidak pantas bagi seorang mukmin mengharamkan pahala dan ganjaran dari dirinya hanya karena semata-mata ingin tulisanny cepat selesai.

Fatwa No.72, Fatwa-fatwa Seputar Ilmu, Kitabul ‘Ilmi

Berdasarkan uraian Syaikh Ustaimin diatas dapat kita tarik kesimpulan, bahwa penulisan kalimat shalallahu’alaihi wasallam dengan menyingkat menjadi SAW atau kalimat assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh dengan  ass.wr.wb. adalah perbuatan terlarang sebagaimana yang beliau sampaikan. Namun alangkah banyak orang yang bermudah-mudah dengan hal ini, sehingga menganggap remeh dan tidak mau peduli. Segitu banyak pula pahala yang terluput dan hilang begitu saja. Padahal jika kita mau sedikit bersabar menulis dengan sempurna tentu pahalanya akan mengalir dengan derasnya. Allahulmuwaffiq

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: